Bicara Tentang Takdir

Feeling-Confused-Quotes-Tumblr-12

Ini yang sulit untuk di hindari.

Orang akan mengatakan “Jangan dilihat seberapa banyak permasalahan yang ada, tapi lihatlah seberapa banyak kebaikan yang telah kamu terima”

Iya, memang itu benar. Dan itu sudah dilakukan. Tetapi perasaan itu sulit untuk dihindari. Perasaan itu datang dengan sendiri. Mungkin karna diri sendiri juga yang salah, terlalu lemah.

Berulang kali perasaan dan segala macam pertanyaan itu muncul di dalam benak ku. Dan berulang kali semua ku pikirkan sendiri, ku telan sendiri. Ku biarkan pemikiran itu ada hingga hilang dengan sendiri nya..meski aku tau hal itu akan datang kembali.

Seperti saat ini..Tidak bisa lagi aku hanya menahan nya, tidak bisa lagi aku menganggap nya seperti tidak pernah ada.

Biarlah untuk sekali ini terlihat lemah.
Biarlah sekali ini aku menuliskan nya di sini..

Aku, terlahir sebagai anak tunggal. Tanpa kakak, maupun adik.
Dulu, sewaktu aku kecil..aku pikir ini menyenangkan.
Aku pikir aku sangat beruntung..
Dulu, aku hanya tau bagaimana senang-senang..
Dulu, aku hanya tau bagaimana tertawa lepas..
Dulu, aku sama seperti anak anak lain nya..bermain, bersekolah, hal hal yang wajar bukan ?..

Seiring berjalan nya nya waktu, aku mulai bertanya tanya..
Mengapa aku sendiri ?..

Jika dibandingkan dengan anak-anak lain yang hidup dalam kesederhanaan, sepertinya mereka bahagia.
Terlebih ketika melihat mereka bahagia bersama saudaranya..

Terkadang, aku berpikir kenapa aku tidak bisa sebahagia mereka ?..
Aku sering menghitung apa saja yang telah aku punya. Aku sering menghitung dan mengingat apa yang masih bisa ku pertahankan..

Tetapi..semua seperti tak ada artinya jika perasaan itu datang kembali.

Hampa..

Kosong..

Sepi..

Jangan menyarankan teman, apalagi sahabat. Tidak ada ke dua nya di dalam kehidupan ku.

Aku pun tau, semakin kita besar semakin kita harus serius dalam manapaki hidup. Kita mungkin akan di telan kesibukan masing-masing. Kita mungkin akan susah untuk bertemu satu sama lain. Tetapi itu bagi yang mempunyai teman atau sahabat untuk berbagi.
Tidak hanya untuk itu, tetapi juga untuk yang mempunyai saudara.

Apa rasanya sebahagia itu setelah lama ditelan kesibukan, lelah, lalu bertemu dengan orang yang kita sayang..sebahagia itu ?

Jangan menyarankan untuk saling bercerita dengan orang tua. Pembahasan dengan mereka tidak bisa menyangkut tentang apa yang ku rasakan..

Terkadang perasaan perasaan yang seperti itu membuat ku memikirkan banyak sekali pertanyaan pertanyaan yang seharusnya tidak ada..

Mengapa aku di Takdirkan untuk sendiri ?

Apa takdir menginginkan ku untuk bisa menjadi anak yang Kuat ?

Apa yang sebenarnya Takdir ingin tunjukkan kepada ku ?..

Aku juga cuma manusia biasa. Terkadang aku masih tidak bisa bersyukur jika perasaan perasaan itu datang..

Bahkan..yang paling jahat..

Aku iri melihat mereka yang berbahagia bersama saudaranya.

Sebahagia itu..

Tetapi..aku tidak.

Ada masalah..aku sendiri.
Ada kebahagiaan…aku sendiri.
Ada rasa takut…aku juga sendiri.

Semua serba ku lakukan sendiri..

Jika aku mampu..aku ingin hapus segala macam perasaan perasaan yang menyiksa itu.

Boleh jika mengatakan ini berlebihan..Sangat boleh.
tetapi ini kejujuran..

Orang slalu mengatakan agar kita bisa jujur kan ?..

Ini ada kejujuran..
Ini adalah perasaan yang tak bisa sekedar ku pertanyakan di dalam pikiran ku saja..

Sekalipun aku tau ini tidak merubah keadaan..tetapi ada sedikit perasaan lega, bebas.

Menulis..bercerita..

Ini cara ku untuk sedikit melepas apa yang ku anggap beban..

Setelah ini aku pun tau..aku harus keras dengan diri ku sendiri. Karna aku tidak mempunyai seseorang untuk diandalkan..

Aku tidak menolak takdir..
Aku akan jalani..karna hanya itu pilihan yang ada untuk Ku.

Tapi..
sesekali izinkan aku untuk tetap disini..
sesekali izinkan aku untuk melepas air mata itu..
sesekali izinkan aku untuk terlihat lemah..
sesekali izinkan aku untuk melakukan apa yang anggap bisa meringankan segala perasaan perasaan itu..

Aku tau diri..aku tau apa yang tidak boleh ku lakukan.
Aku tau kemana aku dilarang pergi..
Aku tau dengan siapa aku dilarang berbagi semua yang ku rasakan..

Disini..tempat ku bercerita.
Disini tempat untuk perasaan lelah ku ber istirahat..

Boleh memanggil ku Drama Queen..mungkin memang itu yang tepat.
Dan kehidupan ini pun memang bagai panggung sandiwara bukan ?..
Aku terima..

Apapun penilaian, pemikiran itu..Aku sangat terima

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s