Spaghetti Saus Marinara

aidistyleshop

Selamat malam ๐Ÿ™‚ Masak apa hari ini ? ๐Ÿ˜€

Weekend kali ini agak spesial dikit dong, ada yang minta dibuatin Spaghetti lengkap sama Pizza nya ^^ Okay lah, siang siang mulai terjun ke dapur.

Kali ini request nya simple tapi yummy, Spaghetti with Marinara Sauce ala AiDi’S Kitchen ๐Ÿ™‚ Kebetulan Spaghetti nya ada stok di lemari es, tinggal direbus sebentar, tiriskan.
Saat nya bikin Saus Marinara ala Aidi ^^ Simple kok karena ini versi irit ^^ simak baik baik ya ๐Ÿ˜‰

Marinara Sauce :

3 buah tomat merah (ukuran besar)
4 siung bawang putih, cincang halus
Garam – Gula secukupnya
4 sdm Saus Sambal / Saus Tomat
50 ml Air matang
Oregano / Basil / Daun Parsley secukupnya

Cara :
Potong potong tomat, lalu masukkan ke dalam Blender.
Tuangkan Air, lalu blender kurang lebih 1 menit saja. Tomat tidak perlu diblender sampai hancur / lembut.
Tumis bawang Putih dengan sedikit minyak goreng (boleh pakai Olive Oil).
Masukkan tomat yang sudah di blender, tambahkan saus sambal.
Masukkan oregano / basil / parsley, gula dan garam. Aduk rata, biarkan matang dan mengental. (jangan lupa cicipi rasanya ^^)

Marinara Sauce siap disajikan ^^

Penyajian Spaghetti ini bisa disesuaikan dengan selera masing – masing ya, boleh ditambah parutan Keju, Daging beef, daging baso, sosis, dll ๐Ÿ™‚ Yang suka pedas, boleh tuh ditambahkan Cabai Rawit saat ngeblender tomat nya ๐Ÿ˜‰

Selamat mencoba, Goodluck ๐Ÿ˜‰

aidi's spaghetti\

Yummy ! ><

Putih Telur MAWAR

egg

Telur MAWAR ๐Ÿ˜€

Tidak ada yang spesial menurut ku, cuma bentuknya saja seperti bunga Mawar Putih. Pada akhirnya tetap saja ini namanya Telur.. Kebetulan waktu itu abis bikin Lapis Surabaya, akhirnya kesisa-an 30 Putih Telur *_*
Baru hari ini sempat diolah..Karna kebetulan juga Umi pengen Putih Telurnya dibikin seperti bunga gara gara lihat isi beranda Facebook ku ๐Ÿ˜€
Padahal kalau dimakan juga rasanya tetap saja Putih telur ^^

Ini murni paka 30 putih telur + garam + merica + gula, lalu di kukus sekitar 20 menit.

Tips dari ku ^^

Sebelum di kukus, cetakan harus diolesi dengan minyak goreng. Tipis saja mengoles nya tidak papa.
Kukusan ditutup dengan serbet / kain lap supaya tidak ada uap air yang menetes di dalam.
Kukus dengan api kecil saja ya supaya permukaan Telurnya tidak bergelombang dan matang sempurna.

Nah, setelah di kukus, Puith Telur nya bebas deh mau diolah pakai bumbu apa ๐Ÿ™‚

Kebetulan tadi aku bikin Sambal Balado Telur ๐Ÿ˜€

Tapi jangan keseringan begini yaa, apalagi kalau cetakan nya tidak Food Grade ๐Ÿ˜‰

Sebelum bikin dan makan, jangan lupa Bismillah nya dulu ๐Ÿ˜‰ Silahkan di coba, good luck ๐Ÿ™‚

Learn and Forgive

tumblr_ngqdg4vrvY1tvjihgo1_500

Selamat malamโ€ฆ.fake world.

Bagaimana hari kalian hari ini ?..

Aku lelah.ย  Tidak ada mood baik.. Seperti biasa, di jam jam seperti ini duduk di depan laptop di tempat biasaย  sampai nanti menjelang pagi..

Entahlah.. tiba tiba tidak ada semangat. Sepi.. hampa. Bosan. Seperti akan kehilangan sesuatu.

Aku tahu, akan kehilangan apa.. tapi belum waktunya. Tunggu takdir.

Aku tidak tau apa yang harus ku kerjakan saat ini.. aku punya banyak rencana untuk hari esok dan seterusnya. Tapi aku tidak punya teman berbagi. Selain disini..

Tidak punya teman bercerita. Sepi..

Meski terbiasa kesepian tapi tetap saja rasanya tidak nyaman.

Di sini terdengar suara lalu lalang kendaraan, mulai dari sepeda motor, sampai sepeda mainan anak anak kecill.. ada juga suara tawa dan gurauan dari orang orang. Apa yang mereka bicara kan ?..

Seperti nya seru.

Ada juga suara pedagang makanan yang cukup berisik.. namanya juga mencari rezeki, selama halal apapun dilakukan.

Sesederhana itu mereka bahagia hingga tertawa ?..

Bukan tidak bersyukur, aku bersyukur. Terlebih bisa bernapas sampai detik ini aku bersyukur. Hanya saja sedang tidak ada semangat.. aku mencoba mengingat kembali satu per satu hal yang mugkin bisa membuat ku bersemangat, tapi belum ada juga..

Abi ku.. dia sibuk dengan keluarganya yang lain. Sejak kemarin sampai sekarang..

Umi ku.. sibuk di depan sama teman teman nya. Bercanda..

Syukurlah.. Umi bisa tertawa.

Lalu aku.. Cuma meratapi 1 hari yang ku lalui hari ini.. Padahal ini belum terlalu panjang. Bagaimana dengan nanti..menjelang tengah malam sampai hamper subuh.. apa akan tetap seperti ini ?..

Mungkin di luar sana ada yang sedang family time.. tapi mungkin juga ada yang sedang berduka. Aku harus bersyukur kan ? iya aku tau..kalian pasti akan bilang supaya aku bersyukur.

Bagaimana aku harus menjelaskan perasaan ku saat ini ?

Bagaimana aku menjelaskan bahwa aku tidak lupa bersyukur ?.. apa setiap kali bersyukur harus dikatakan ?..

Hari ini banyak sekali yang membuatku iri. Ketika aku membuka beranda salah satu akun media social ku, banyak sekali yang sedang berbahagia. Meski dibalik kebahagiaan itu tetap ada permasalahan, tapi aku ada sedikit tidak suka.. Dalam hati ku bertanya kenapa aku tidak seperti mereka yang sedang berbahagia itu ?..

Ada perasaan cemburu melihat mereka yang sedang berbahagia dengan orang orang yang dikasihi dan mengasihinya.. ada sepasang suami istri yang mesra, dan itu membuat ku berandai-andai tentang orang tua ku..

Ada Ibu-Ibu yang menceritakan tentang tumbuh kembag buah hati nya dengan bangga sekali.. sepertinya bahagia. Mungkin seperti itu juga yang dirasakan Umi ku..

Ada juga yang menceritakan tentang liburan mereka di tanggal merah hari ini. Aku cemburu.. aku sudah jarang ada waktu untuk Liburan Keluarga.

Ada juga yang menceritakan tentang bahagia nya kehidupan rumah tangga mereka.. lagi lagi aku cemburu.

Apa yang kurang dari keluarga ku ini ?..jika memang banyak kekurangan, harus darimana memperbaikinya, Tuhan ?

Diantara mereka semua tidak ada yang seperti ku. Mungkin aku yang paling buruk diantara mereka. Karna tidak membagikan kisah yang bahagia..

Aku hanya menulis. Aku hanya mengungkapkan apa yang ada dalam pikiran ku.. aku hanya berusaha membuat perasaan ku lega. Terlepas dari benar atau salah cara yang ku lakukan ini..

Semalam lagi lagi airmata itu menetes..

Bukan sekedar menetes, tapi sukses mengalir dengan deras nya seperti air Hujan.

Simple sekali permasalahan nya.. karna tiba-tiba Umi mengetuk pintu kamar ku. Umi bilang kalau remote tv nya rusak, umi minta tidur dikamar ku katanya.. Tapi aku menolak. Sebenarnya merasa bersalah, merasa berdosa.. tapi aku tidak bisa mengendalikan diri ku. Aku bilang ke umi besok besok saja umi. Aku sedang ingin sendiri..

Perasaan bersalah itu membawa ku pada ingatan semasa aku kecil..

Abi, Umi..anak mu seperti ini bukan tanpa alasan. Bukan karna anak mu ini sangat tidak tau diri sebagai seorang anak. Jangan menilai ku seperti itu..

Dulu.. sewaktu aku masih kecil, aku takut petir ketika hujan deras datang. Aku minta tidur bersama kalian. Tapi mati matian kalian meminta ku pergi dari kamar kalian.. karna alasan nya yang ku takuti Cuma petir. Mungkin memang Cuma petir, tapi aku yang masih kecil itu takut..Kalian membiarkan ku menangis diluar sampai aku kembali ke kamar ku sendiri.

Itu yang membuat ku sekarang terbiasa untuk sendiri.ย  Bahkan sekalipun jika ada petir yang cukup menakutkan suaranya, aku tetap nyaman dikamar ku sendiri. Sekarang lebih baik merasakan takut sendiri dikamar, disbanding takut karna harus di usir seperti dulu aku masih kecil..

Abi.. mungkin Abi lupa, atau mungkin ini tidak penting dan tidak perlu di ingat sama Abi.. Dari dulu aku cemburu sama teman teman ku yang ada kesempatan untuk belajar dengan Ayah nya. Entah apa alasan Abi sampai Abi seperti itu. Apa karna Abi merasa Abi orang mampu waktu itu ? Sehingga menyerahkan segala urusan ku ke asisten rumah tangga dan karyawan karyawan abi ?

Aku paham jika alasan nya Abi Umi merasa tidak mampu mengajari ku, karna Abi Umi hanya lulusan SMP. Tapi apa harus seperti itu ?..

Aku tidak apapa kalau memang harus belajar dengan berbagai guru, ikut bimbingan belajar, dll. Tapi aku tidak pernah paham mengapa aku tidak punya kesempatan belajar ditemani Abi Umi ?

Kita melewatkan banyak moment moment berharga yang seharusnya bisa kita lakukan, sebagai Anak-Ayah. Sebagai Keluarga yang Utuh.. Aku masih menggap keluarga ini utuh, meski harus berbagi.

Abi pernah tau bagaimana kecewa nya aku ketika Abi meminta ku untuk mengaku sebagai anak perempuan lain itu ? Hanya karna ingin terlihat..sempurna.

Aku terlahir seperti ini, dengan kelebihan dan kekurangan ku, tetap lah aku anak nya Umi. Bukan anak perempuan lain yang mungkin lebih sempurna disbanding Umi ku.

Jika seperti ini, terkadang tidak tau harus bagaimana mengendalikan perasaan ini. Takdir tidak pernah berubah, tapi apa perasaan juga tidak akan berubah ?

Terkadang aku sendiri takut. Aku takut tidak bisa memaafkan semua yang sudah terjadi.. Aku takut hidup dalam kebencian. Aku takut jika terus menerus seperti ini semua semakin kacau. Aku belum siap jika harus hidup tanpa Umi..

Mungkin kalian mau mengatakan Tuhan saja maha Pengampun.

Iya, Aku percaya Tuhan maha Pengampun. Sebesar apapun dosa kita..Tapi aku bukan Tuhan.

Aku masih perlu belajar banyak hal..

Kue Cubit Coklat

13094_343012459227771_7556410137611103286_n

Kue Cubit rasa Coklat.

Sore tadi bikin Kue Cubit ini. Ga ada alasan lain sih selain tergiur dengan Kue Cubit yang lagi ngetrend sekarang ini ^^ Meskipun ga punya cetakan nya, tapi tetep nekat bikin. Aku bikin nya pakai Snack Maker yang bisa buat bikin Kue Lumpur / Martabak Manis yang mini ๐Ÿ˜€
Jadi lah Kue Cubit ku tetap imut ukuran nya ^^ Tapiiii, aku bikin yang versi matang 100% ^_^ Aku bukan penggemar makanan yang 1/2 matang ๐Ÿ˜€

Soal resep ga aku share ya, karna aku sendiri kurang puas dengan hasilnya. Nanti kalau aku menemukan resep yang pas, baru deh ku share ๐Ÿ™‚ Oiya, ini berlubang lubang mungkin karna ada penggunaan Baking Soda di resep nya ๐Ÿ˜€

11107735_343011855894498_2326274074224852704_n

Keliatan kan kalau Kue Cubit ku ukuran nya juga mini, keciill ^_^

Who Am I ?….AiDiStyleshop ?

Hai ๐Ÿ™‚ selamat malam ๐Ÿ™‚

10930097_328889690640048_1420651228980480946_n

Ini hanya sepenggal kisah seorang โ€œDiri Kuโ€. Yang mungkin orang mulai mengenaliku sebagai Aidi .. ย Tidak cukup menarik, tidak cukup menginspirasi, tidak cukup menghibur, dan pastinya tidak ada yang istimewa sebenarnya..

Aku menulis nya karna kebetulan sedang Insomnia.. ku pikir cukup menghibur jika mala mini aku menulis sedikit saja kisah demi kisah perjalanan ku sebagai Aidi.

Yup, sebagai Aidi ๐Ÿ™‚ Karna sosok Aidi ini sosok yang baru buat ku.. Dulu aku hanyalah Aku, gadis remaja biasa. Gadis remaja dari keluarga berada yang manja, tidak tau apa arti dari Kehidupan, tidak tau apa apa selain bersenang โ€“ senang. Tidak pernah terlintas sedikit pun dibenak ku bahwa hari ini aku bisa menjadi seperti Aku yang sekarang.. Sama sekali tidak pernah.

Semua berawal di penghujung tahun 2013. Ditinggal seorang sahabat yang sudah menemaiku hamper 6 tahun.. Sejak saat itu aku rasa โ€œternyata aku ga punya siapa siapa dan aku ga bisa apa apa..โ€. Kejadian itu tidak membuat ku terpuruk, hanya kaget hanya merasa kehilangan beberapa saat saja. Dan di akhir tahun pula aku kenal dengan yang namanya Bipolar Disorder. Tapi itu tidak perlu dibahas ^^

Diawal tahun 2014 aku merintis usaha ku sendiri. Aku jualan cokelat praline dan aneka produk dari Flanel. Semua nya aku buat sendiri, aku pasarkan sendiri. Aku juga menerima pesanan dari teman teman ku dikampus, aku juga menjual nya secara online.. Sebelum nya aku pernah berjualan seperti ini dengan sahabat ku, tapi karna dia pergi tiba tiba jadi mau tidak mau aku lanjutkan sendiri usaha tersebut. Sampai akhirnya usaha itu hanya bertahan beberapa bulan saja. Karna aku mulai sibuk dengan kuliah dan dunia baru ku..

Di awal tahun 2014 itu lah pertama kali nya aku mulai menemukan Grup Memasak. Kalau tidak salah grup pertama yang waktu itu aku temuin adalah BKR (Bakul Kue Rumahan). Aku menemukan nya di Facebook. Mungkin karna saat itu di facebook au berteman dengan beberapa penjual coklat praline juga. Akhirnya aku join dan masuk di grup BKR tersebut.

Ternyata setelah masuk di grup itu aku mulai menemukan hobby lama ku, memasak. Aku menyebutnya memasak..bukan baking ataupun cooking. Memang sejak dulu aku suka sekali main โ€“ main di dapur, karna keluarga dari Abi ku rata rata jago semua kalau urusan dapur. Aku juga suka menjahit karna keluarga Umi hamper semuanya pandai membuat baju, meskipun itu laki laki.

Setelah aku gabung di grup BKR lama kelamaan kesedihan ku mulai menghilang. Aku mulai tertarik untuk mencoba resep-resep yang ada disana. Dan aku ingat betul, resep pertama yang ku coba waktu itu adalah Eggless Moist Chocolate Cake. Lagi ngetrend waktu itu, resep dari Mamy Yanny. Percobaan pertama sukses gagal ๐Ÿ™‚ Tapi aku tidak putus asa, aku coba lagi dan coba lagi sampai bisa, dan aku coba juga resep resep lain nya. Waktu itu aku sama sekali belum tau tentang Food Stylist & Photography. Jadi semua yang diupload sangat apa adanya. Jelek lah pokok nya ^^

Dan sampai akhirnya aku join di NCC dan grup grup memasak lain nya. Perlahan aku mulai mengerti sedikit tentang dunia Kuliner. Dengan seiring berjalan nya waktu alat alat Memasak ku pun mulai banyak, sebagian aku beli sendiri sebagian dibelikan ๐Ÿ˜€

Dan sampai lah di pertengahan tahun 2014, tepat setelah lebaran Idul Fitri, dunia ku berubah.. Penyebab nya Cuma 1, kondisi ekonomi keluarga yang mulai memburuk. Waktu itu aku Cuma merasa TAKUT. Setiap hari rasanya berat sekali menjalani 1 hari yang hanya 24 jam itu..Tapi untung nya saat itu sahabat ku kembali J tapi tetap saja rasa takut itu tetap ada.. Seketika pundak ku rasanya ditimpa beban yang begitu berat.. Abi mulai sakit sakitan, Umi seperti kerja sendiri. Rasa takut pun begitu terasa kuat sekali saat itu.ย  Belum lagi biaya kuliah ku yang nggak sedikit, dan lagi ada beberapa orang yang hidup nya jadi tanggung jawab Abi Umi dan Aku. Bisa dibilang saat itu aku benar benar terjatuh.. terpuruk. Tidak hanya aku, orag tua ku juga..

Meski pun sebelum nya aku juga ikut kerja di Toko, tapi keadaan waktu itu benar benar menakutkan.. Meski aku tau hidup susah juga, tapi waktu itu rasanya benar-benar takut kalah dengan keadaan. Pikiran udah macam-macam waktu itu.. Tidak jarang tiap malam menangis. Tapi perlahan aku mulai bangkit, begitu juga dengan orang tua ku..Aku pikir udah saat nya Aku berubah. Begitu juga orang tua ku.. Aku tidak bisa terus menerus menyalahkan orang lain, menyalahkan keadaan, menyalahkan takdir. Aku pikir justru saat ini Tuhan memberi ku kesempatan yang sangat baik untuk ku. Meski semua terasa berat, tapi aku slalu yakin bahwa pertolongan Tuhan pasti akan slalu datang tepat pada waktu nya. Aku slalu percaya itu.. meski aku buka sosok yang alim, tapi aku slalu mendapat kemudahan saat aku kesusahan. Aku masih merasakan kebaikan Tuhan tiap kali aku berada di situasi yang tidak baik.

Jujur saja saat itu orang pertama yang paling aku salahkan adalah Abi ku. Besar sekali kemarahan dan kekecewaan ku saat itu. Tapi lama kelamaan aku pikir percuma kalau aku sibuk dengan rasa kecewa dan amarah ku. Sama saja aku buang buang waktu dan menyia-nyiakan kesempatan yang sebenarnya ada untuk ku..

Di saat itu lah aku mulai membiasakan diri ku untuk menerima kenyataan. Mencoba menjalani hari hari sesuai dengan keadaan yang sudah ditetapkan oleh takdir..perlahan semua beban beban mulai terasa ringan, meski permasalahan belum terselesaikan. ย Perlahan aku mulai enjoy menjalani kehidupan baru ku, bahkan aku masih bisa sering tertawa lepas. Aku serahkan segala nya pada Tuhan.. aku hanya berusaha sekuat yang aku bisa. Aku persiapkan diri ku untuk menerima hasil dari pejuangan ku, meski tidak begitu besar. Aku coba untuk terima..Aku masih percaya bahwa apa yang Tuhan berikan, itu yang terbaik untuk ku. Itu yang sesungguhnya ku butuhkan..

Sampai di suatu hari, kebetulan itu masa masa awal kuliah di semester 5 (di kampus lama). Aku bangun kesiangan, padahal kuliah jam 9. Entah ini cara Tuhan mengatur segalanya atau bagaimana, hari itu aku ingat kata-kata Abi ku waktu aku SMA dulu. Tiap mau berangkat sekolah pakai motor sendiri, Abi slalu mengingatkan โ€œkalau bisa berangkat lebih awal, jadi di jalan nggak ngebut. Kalau telat, jangan ngebut, nanti ada apa apa. Tetap berkendara yang baikโ€. Nah di hari itu aku ingat jelas pesan Abi, jadi aku santai saja berangkat ke kampus meski itu sudah pukul 8.30 pagi. Padahal jarak rumah-kampus agak jauh, ancaman nya telat dan tidak boleh masuk kelas. Dan absen kosong. Sedangkan absen ku yang kosong udah banyal. Ancaman lain nya, bakal di cekal UTS-UAS ku. Tapi aku tetap santai waktu itu. Hati ku betul-betul tenang saat itu..Aku mengendarai motor pelan-pelan. Aku tidak peduli saat itu waktu menunjukkan pukul berapa. Dan saat di perjalanan tiba-tiba aku berpikir โ€œAku kuliah disini mau jadi apa ? Aku ga bisa di bidang ini, aku ga kuat kuliah Akuntansi disiniโ€. Akhirnya aku ganti arah, aku batal ke kampus. Aku tetap mengendarai motor ku, meski saat itu tidak tau mau kemana. Selama di perjalanan aku kembali berpikir โ€œKalau diterusin, gimana skripsi nya ? Mau tahun berapa lulusnya.. Buang buang uang kalau kuliah disini tapi aku ga bisa apa apaโ€. Pikiran ku saat itu Cuma uang.. Dan entah dengan keberanian macam apa, aku berkata dalam hati โ€œAku berhenti kuliah. Aku mau kejar mimpi ku sebagai Koki..aku mau kuliah di bidang yang aku bisa. Aku mau sukses, aku mau merubah kondisi ekonomi keluarga ku kembali seperti duluโ€. Aku sendiri waktu itu ga tau harus bagaimana bilang ke Abi Umi. Sampai kurang lebih 1 minggu aku diem dirumah. Aku nggak kuliah, sampai umi Tanya kenapa dan aku jawab aku mau berhenti kuliah. Sampai Abi ikut tanya kenapa. Aku tau jelas Abi kurang suka dengan keputusan ku, tapi aku juga ga tau apa yang bikin Abi berubah keputusan saat itu. Abi bilang kalau memang itu keputusan ku, Abi ga masalah. Semua terserah aku, aku yang ngejalanin.

Serius saat itu aku seneeengg banget ๐Ÿ™‚ Karna ini udah jadi impian ku sejak lulus SMA. Akhirnya hamper 3 bulan aku jadi pengangguran dirumah, nggak kuliah Cuma bantu-bantu kerja di toko. Selama 3 bulan itu banyak sekali hal hal baru yang ku temui, yang ku pelajari, yang bikin cara pandang ku berubah. Aku belajar banyak hal selama 3 bulan itu. Aku bisa merasakan sedikit demi sedikit ada perubahan dari sosok diri ku yang sekarang. Sampai akhirnya di awal tahun aku mendapat kampus baru, kampus yang aku impi impikan sejak dulu.

Untuk bisa kuliah dikampus yang sekarang pun tidak mudah. Banyak perjuangn dan banyak hal yang harus dikorbankan. Yang pasti perjuangan ku untuk menyelesaikan masalah keluarga ku masih akan terus berlanjut sampai detik ini..

Di akhir 2014 dan di awal 2015 inilah aku mulai sadar bahwa aku menemukan dunia baru dan sosok yang baru dalam hidup ku. Seorang AIDI..

Entah darimana mula nya sampai โ€“ sampai aku rasa aku tidak bisa lepas dari sosok diri ku yang sekarang. Tapi aku sendiri tidak terlalu menikmatinya, meski aku tetap bersyukur. Aku tau banyak hal yang harusnya aku syukuri. Terlebih bisa dibilang sekarang kehidupan ku mulai membaik disbanding dahulu.. Mungkin juga diluar sana banyak yang menginginkan bisa seperti ku sekarang ini.

Sekarang aku tau rasanya menjadi orang yang dikenal banyak orang, yang bangga banggakan, yang dikagumi, yang di puji puji. Terima kasih sekali untuk segala ucapan baik dan doa-doa nya. Terima kasih sekali untuk apresiasi nya yang cukup baik ini.. Tapi, terlepas dari itu semua, ada beberapa hal yang membuatku tidak nyaman. Aku tidak suka..mungkin karna aku belum terbiasa.

Teman โ€“ teman, Ibu ibu, Kakak Kakak, dan siapapun yang mengenal ku.. Sekali lagi aku tegaskan, aku Cuma manusia biasa. Aidi juga manusia biasa. Janganlah berharap bahwa Aidi adalah anak muda yang bergitu sempurna, sampai tidak pernah melakukan kesalahan.

Aku masih butuh belajar banyak hal.. Aku masih sering melakukan kesalahan. Dan setiap kali aku melakukan kesalahan bukan berarti aku tidak pernah menyesalinya.

Aku mungkin belum terbiasa dengan kata-kata yang tidak enak, cacian, makian, dll..

Aku tau aku harus belajar menahan ego, belajar lebih melapangkan dada, belajar lebih dewasa, dll. Tapi aku masih punya hati.. Aku sedih dengan semua hujatan yang tidak benar tentang diri ku.

Terkadang aku kecewa, aku marah.. Berteman dengan ku karna aku sosok Aidi yang dikenal jago masak dll. Tapi begitu mengenal siapa diri ku yang sebenarnya, banyak sekali kata-kata yang tidak mengenakan..

Aku belajar menerima kritikan demi kritikan. Tapi aku masih belum bisa untuk merasa biasa saja ketika di judge ini ituโ€ฆ

Terkadang kalian tidak bisa seenaknya menjudge orang hanya dari perkataan nya.. Terkadang kalian harus belajar, seburuk buruk nya orang itu dimata kalian, tapi orang tersebut masih punya hati. Masih bisa merasakan sedih.. Kalian hanya tau orang itu dari luarnya, tapi kalian tidak tau apa yang sesungguhnya Ia rasakan. Bahkan PSK yang dianggap rendah pun tidak bisa dipersalahakan sepenuh nya.. Mereka tetap layak di hargai.

Terima kasih untuk semua cinta dari kalian, kritik demi kritik kalian, dan semua yang sudah ku terima dari kalian. Semua nya sangat berarti sekali untuk seorang Aidi.. Semoga Aidi tetap bisa menjadi orang yang bermanfaat untuk siapa pun dan menjadi pribadi yang lebih baik dari sekarang ini. Dan maaf jika masih banyak kekurangan maupun kesalahan yang aku lakukan..

Selamat malam ๐Ÿ™‚

ย pp