Am I Wrong ?

Malam ini semua terlihat sangat lucu..

Seisi dunia ini sama saja menurut nya.. Tidak orang asing, tidak orang terdekatnya sekalipun. Benar benar tidak disangka.

Apapun yang terjadi seharusnya dia sudah menyiapkan hati nya. Untuk bisa menerima, untuk bisa menegarkan hatinya. Tak cukup itu saja, dia harus siap untuk menjaga ketegaran hatinya agar tidak runtuh. Begitu juga dengan air matanya..

Meski dia mengatakan dia tida peduli sekalipun dia terlihat yang antagonis dalam cerita tersebut, tetapi semua tak semudah yang dipikirkan.. Wanita, tetap lah wanita. Hati nya tetap pilu dengan segala penilaian-penilaian itu.

Semua salah untuk nya.. Atau dia yang salah menilai ?..

Apapun itu, dia tidak akan peduli. Sulit sekali bagi nya untuk berpikir jernih. Berpikir tentang segala kebenaran ditengah keadaan yang sangat memuakkan untuk nya. Berpikir ditengah kekacauan yang tengah dirasakan nya..

Tidak perlu berpikir dia membutuhkan pihak yang setia mendukung nya,.tidak akan pernah ada. Dan..bukankkah dia sudah terbiasa sendiri ?

Bukankah dia memang ditakdirkan untuk menyelesaikan semua sendiri ?… bukan kah semua menuntut nya untuk bisa mandiri ?..

Sigh…mandiri.

Seperti itu kah arti sebuah kemandirian ?…

Malang sekali..

Esok, cerita apa lagi yang akan terjadi pada hidupnya ?..

Tuduhan apalagi yang akan diterima nya ?..

Penilaian macam apa lagi yang akan didapatnya…?

Ketegaran hati yang bagaimana lagi yang harus dia siapkan untuk menanggung semua nya ?…

Abaikan semua yang tidak ada hubungan nya dengan kehidupan mu. Dia hanya bercerita dengan dirinya sendiri, di tempat yang bisa dia kunjungi kapan pun dia mau.