Ada..

tumblr_n9qpij0jGp1tyq9l8o1_500

Ada yang sedang merindukan banyak hal, tentang masa lalu, tentang cinta, tentang keluarga, tentang bahagia, tentang kebebasan, tentang kedamaian, dan segala hal yang Ia rasa tlah lama tidak Ia dapatkan..

Ada rindu saat Ia masih anak-anak.. Rindu bagaimana diperhatikan, rindu bagaimana disayang, rindu bagaimana diajak bercanda..

Ada rindu saat Ia masih mengenal keluarga-nya utuh.. Utuh. Ayah-Ibu, dan dia. Kasih sayang terasa tak ada henti nya dalam setiap hari hari nya..

Ada rindu saat Ia masih mempunyai Laki-laki yang Ia banggakan. Laki-laki yang Ia kagumi. Laki-laki yang membuat nya terlahir di dunia ini. Laki-laki yang slalu tersenyum saat Ia menggandeng tangan nya. Laki-laki yang penuh kelembutan saat mengobati luka nya. Laki-laki yang pertama kali mengenalkan nya apa itu Al-Qur’an. Laki-laki yang dia anggap lebih hebat dari seorang Pahlawan.. Hingga saat Ia dewasa, Ia bermimpi akan menemukan pria-nya yang seperti Laki-laki di masa lalu nya..

Ada rindu pada rumah-nya.. Rumah yang slalu membuat nya merasa tenang, rumah yang slalu penuh canda tawa di dalam nya, rumah yang slalu dipenuhi dengan kasih sayang penghuni nya, rumah yang slalu menjadi tujuan terakhir di setiap akhir hari nya yang melelahkan..

Ada rindu yang dimana Ia tak mampu lagi mengatakan, bahkan mengingat, apa yang Ia rindukan. Hampa. Kekosongan begitu nyata Ia rasakan.. Ketakutan begitu nyata wujudnya dalam benaknya. Dan kesendirian itu begitu nyata terjadi pada nya.

Ada rasa lelah yang begitu berat Ia rasakan. Ingin sekali mengelak dari segala perasaan yang ada, namun perasaan perasaan itu terlalu nyata Ia rasakan..

Ada rasa bersalah yang sepintas menghampiri nya. Rasa bersalah atas semua hal yang telah terjadi dalam hidupnya.. Seakan akan Ia benar benar manusia tak berguna.

Ada rasa marah yang kerap menghampirinya.. Marah dengan diri nya, laki laki nya, dan segala pengacau yang ada dalam hidupnya.

Ada rasa kecewa. teramat kecewa, dan itu begitu nyata Ia rasakan.. Kecewa dengan segala hal disekitarnya.

Ada air mata.. ada kesedihan. Rasa pilu semua nyata Ia rasakan sendiri.

Bahkan..rasa ketidak adilan pun juga Ia rasakan..

dan yang terberat dari semua rasa itu, hanya rasa menyerah.

Untuk nya, Menyerah sangat mudah. Yang tersulit, pilihan setelah menyerah.. Seakan tidak ada jalan bahagia setelah menyerah.

Terlalu berat apa yang Ia rasakan. Terlalu besar keinginan nya untuk melepas semua nya.. Semua yang Ia punya.

Terlalu sendiri Ia menghadapi semua..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s