~The Unspoken Feeling~

me

*inhale* –  *exhale*

*take a smileeeee* 🙂

Harus tersenyum 🙂 senyum itu salah satu sumber kekuatan, meski nggak sebesar kuasa Tuhan untuk membolak-balik kan perasaan yang ada di hati kita.

Malem ini aku datang ke blog ini lagi, tempat favorit untuk bersinggah saat lelah. Lelah dengan semua nya.. 

Saat lelah seperti ini, sebenar nya butuh tempat buat bersandar. Tapi ini sudah menjadi tempat bersandar buat ku, kan ?

Lalu apalagi ? 

Butuh di dengar.

Siapa yang mau mendengar ? Diri ku sendiri, dan Tuhan.

Di luar sana aku tidak bisa menemukan orang yang bisa menjadi pendengar yang baik buat ku. 

Mungkin beberapa dari mereka  sudah tidakada yang simpati, sudah memandang ku sebagai seorang yang buruk, atau mungkin yang lain nya.

Pernah mendengar kalimat “wanita..tetap Wanita”. 

Begitu juga dengan ku. Seburuk apapun diri ku, aku tetap wanita. Sama seperti kalian semua. Butuh tempat bersandar, butuh seseorang untuk menguatkan, butuh seseorang yang bisa slalu ada sama aku baik saat susah maupun senang.

Aku mungkin lebih beruntung secara materi, itu kan yang ada di pemikiran kalian ?

ya mungkin itu memang benar, tapi jauh di dalam hati ini, aku merasa hampa. Kesepian. 

Lelah sebenar nya hidup sendiri. Berusaha tegar sendiri, berusaha  kuat sendiri, apapun sendiri. Mungkin aku memang sudah terbiasa dengan kesendirian, tapi bukan berarti aku tidak merasa lelah dan tidak membutuhkan orang lain.

Aku tidak meminta banyak. Hanya di dengar, di mengerti, dan di lihat bahwa aku ini juga wanita biasa. tak slalu tegar hanya dengan sebuah senyuman.

Aku lelah dengan segala perasaan dan pemikiran yang berkecamuk ini. Semua ini bukan hal yang aku ingin kan. 

Rasanya aku ingin berlari. Berlari sejauh mungkin untuk meninggalkan kenyataan ini. 

Menjalani hidup yang baru, menjadi sosok  yang baru, tapi khayalan tinggal khayalan. Sampai detik ini aku masih terdiam di tempat ini.. Terbelenggu di tempat ini. Seperti terpenjara dalam sebuah penderitaan.

Aku tau, yang harus aku lakukan hanya berusaha menikmati proses ini. Karna ke depan nya, aku tidak bisa menebak apa yang akan terjadi. Aku tidak bisa mengatur kejadian apa saja yang aku mau. 

menikmati proses ini meski menyakitkan dan melelahkan. Menikmati proses sambil menunggu datang nya sebuah pelangi indah untuk ku.

Hafttt..tapi aku butuh seseorang untuk bisa menenangkan ku. Aku tidak mau terus menerus tersesat dalam perasaan & pemikiran ku yang belum tentu benar. Yang mungkin aku salah.

Tapi siapa ?…

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s